MANGKIR DARI BEKERJA DENGAN ALASAN DUSTA

MANGKIR DARI BEKERJA DENGAN ALASAN DUSTA

🚫 MANGKIR DARI BEKERJA DENGAN ALASAN DUSTA

Pertanyaan:
Seorang pegawai berkata kepada atasannya : Kondisiku demikian dan demikian. Sudi kiranya diizinkan untuk libur beberapa hari. Padahal ia sedang berdusta dengan ucapannya dan sedang mengerjakan hal lain selain yang dimintakan izin.

Serta izin tersebut sekedar ingin rehat sejenak dari pekerjaan. Sekiranya izin dengan alasan yang sebenarnya, maka pihak kantor tidak akan mengizinkan, apa yang harus dilakukan?

Jawaban:
Yang harus ia lakukan pertama kali adalah berlaku jujur. Tidaklah meminta izin kecuali untuk hal yang sebenarnya terjadi. Jika memang pihak kantor mengizinkan, maka ia berhak mengambilnya dan jika tidak maka begitulah keadaannya.

Adapun berkata dusta maka hal tersebut merupakan sebuah kemungkaran. Hal tersebut tidak diperbolehkan dengan dua alasan :

  1. Ia berdusta tentang alasannya bolos kerja;
  2. Meninggalkan kewajiban (bekerja) tanpa alasan yang diperbolehkan;
    Demikian kurang lebih jawaban atas pertanyaan tersebut.

(Disalin dari tanya jawab dengan Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baaz rahimahullahu yang tercantum dalam website : binbaz.org)

🌐 Sumber: Tim Ilmiah Elfadis 

✯══ •𝗔𝗟𝗠𝗔𝗛𝗬𝗥𝗔 𝗕𝗜𝗟 ‘𝗜𝗟𝗠𝗜 • ══✯
ᴹᵉⁿⁱᵗⁱ ʲᵃˡᵃⁿ ʰⁱᵈᵃʸᵃʰ ᵈᵉⁿᵍᵃⁿ ⁱˡᵐᵘ ᵈᵃⁿ ˢᵘⁿⁿᵃʰ

📡Website: Almahyrabililmi.com
🎞️Telegram :  t.me/Almahyrabililmi
🎙️Radio : radio.almahyrabililmi.com
📼Youtube: youtube.com/@Almahyrabililmi
💾Join waGrup : almahyrabililmi.com/wagrup
💽Instagram : instagram.com/Almahyrabililmi
🌐IG ABI school: instagram.com/almahyrabililmi_school
⏲️Facebook : web.facebook.com/Almahyrabililmi
📲Saluran WA : s.id/SaluranwaABI

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *