MEMBANGUN KEDEKATAN ORANG TUA DAN ANAK

MEMBANGUN KEDEKATAN ORANG TUA DAN ANAK

🍃 MEMBANGUN KEDEKATAN ORANG TUA DAN ANAK

Bedakan antara dua hal, yakni membenci syari’at (bisa keluar dari Islam), dengan membenci dampak setelah dilakukannya syari’at tersebut, hal ini sebagaimana disyari’atkannya perang, yang memberikan dampak yang tidak disukai. Maka perihal ini kita bisa mengambil faidah dari hadits berikut:

Dari Abu Hurairah رضي الله عنه, Rasulullah ﷺ bersabda,

أَلَا أَدُلُّكُمْ عَلَى مَا يَمْحُو اللهُ بِهِ الْخَطَايَا، وَيَرْفَعُ بِهِ الدَّرَجَاتِ؟ قَالُوا بَلَى يَا رَسُولَ اللهِ قَالَ: إِسْبَاغُ الْوُضُوءِ عَلَى الْمَكَارِهِ، وَكَثْرَةُ الْخُطَا إِلَى الْمَسَاجِدِ، وَانْتِظَارُ الصَّلَاةِ بَعْدَ الصَّلَاةِ، فَذَلِكُمُ الرِّبَاطُ

“Maukah kalian aku tunjukkan kepada suatu amal yang dapat menghapus kesalahan (dosa) dan meninggikan derajat?” Para sahabat menjawab, ”Ya, wahai Rasulullah.” Rasulullah bersabda, “(Yaitu) menyempurnakan wudhu dalam kondisi sulit, banyaknya langkah menuju masjid, dan menunggu shalat setelah mendirikan shalat. Itulah kebaikan (yang banyak).” (HR. Muslim No. 251).

Maka setiap ada tantangan besar dalam mengamalkan syari’at, akan diberikan balasan yang lebih besar pula.

Kita sepakat bahwa membangun kedekatan orang tua dan anak adalah tindakan yang terpuji, kita akan mengambil faidah dari kisah Nabi Yusuf ‘alaihissalam, putra Nabi Ya’qub. Nabi Yusuf ketika kecil dimasukkan ke dalam sumur oleh saudara-saudaranya, kala itu ada yang mengambil air di sumur tersebut dan menemukan Yusuf, kemudian Yusuf dibawa ke Mesir dan dijual dengan harga murah (beberapa dirham yang bisa dihitung), kondisinya penjual dan pembeli tidak butuh kepada Yusuf. Nabi Yusuf menjadi pembantu kemudian diangkat menjadi anak oleh raja, hingga dewasa dan menjadi sosok yang rupawan. Kemudian datang kejadian di mana Nabi Yusuf digoda untuk berzina oleh wanita. Allah berfirman,

وَلَقَدْ هَمَّتْ بِهِۦ ۖ وَهَمَّ بِهَا لَوْلَآ أَن رَّءَا بُرْهَٰنَ رَبِّهِۦ ۚ كَذَٰلِكَ لِنَصْرِفَ عَنْهُ ٱلسُّوٓءَ وَٱلْفَحْشَآءَ ۚ إِنَّهُۥ مِنْ عِبَادِنَا ٱلْمُخْلَصِينَ

“Sesungguhnya wanita itu telah bermaksud (melakukan perbuatan itu) dengan Yusuf, dan Yusuf pun bermaksud (melakukan pula) dengan wanita itu, andai kata dia tidak melihat tanda (dari) Tuhannya. Demikianlah, agar Kami memalingkan dari padanya kemungkaran dan kekejian. Sesungguhnya Yusuf itu termasuk hamba-hamba Kami yang terpilih.” (QS. Yusuf: 24)

Dalam kondisi seperti itu, Nabi Yusuf teringat dengan orang tuanya, sehingga mampu menguatkan Nabi Yusuf dan Nabi Yusuf mampu menolak ajakan wanita tersebut.

Menjadi orang tua yang berkesan akan memberikan peneguhan hati bagi anak, sehingga anak selalu teringat orang tuanya yang menjadi teladan baginya. Sebagaimana nasihat Luqman kepada anaknya,

وَإِذْ قَالَ لُقْمَٰنُ لِٱبْنِهِۦ وَهُوَ يَعِظُهُۥ يَٰبُنَىَّ لَا تُشْرِكْ بِٱللَّهِ ۖ إِنَّ ٱلشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ

“Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya, ‘Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar’.” (QS. Luqman: 13)

وَوَصَّيْنَا ٱلْإِنسَٰنَ بِوَٰلِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُۥ وَهْنًا عَلَىٰ وَهْنٍ وَفِصَٰلُهُۥ فِى عَامَيْنِ أَنِ ٱشْكُرْ لِى وَلِوَٰلِدَيْكَ إِلَىَّ ٱلْمَصِيرُ

“Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.” (QS. Luqman: 14)

✒️ Ustadz Ammi Nur Baits حَفِظَهُ الله تعالى

🌐 Sumber: ANB Channel

✯═════ •ALMAHYRA BIL 'ILMI• ═════✯

  • Website: Almahyrabililmi.com
  • Telegram :  t.me/Almahyrabililmi
  • Radio : radio.almahyrabililmi.com
  • Youtube: youtube.com/@Almahyrabililmi
  • Instagram : instagram.com/Almahyrabililmi
  • IG ABI school: instagram.com/almahyrabililmi_school
  • Facebook : web.facebook.com/Almahyrabililmi
  • Join WAGrup : almahyrabililmi.com/wagrup

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *